Donor Apheresis

PMI Kota Surakarta akan membentuk Kelompok Donor Sukarela Apheresis, informasi seputar donor apheresis

Unit Donor Darah

Unit Donor darah merupakan satuan kerja yang berada di PMI Kota Surakarta yang bertugas melakukan kegiatan yang berkaitan dengan donor darah & permintaan darah

Selanjutnya
Rhesus Negative

UDD PMI Kota Surakarta membentuk komunitas pemilik darah jenis rhesus negative, hal itu dilakukan mengingat jarangnya warga Indonesia yang memiliki

Selanjutnya
Pengolahan Darah

Yang dimaksud  pengolahan darah adalah tahapan kegiatan untuk mendapatkan darah sampai dengan kondisi siap pakai, waktu yang dibutuhkan sekitar 3 jam

Selanjutnya
donor-darah-sukarela

Donor Darah Sukarela

Donor Darah Sukarela merupakan Individu atau orang yang menyumbangkan darahnya, dengan tujuan untuk membantu yang lain khususnya yang pada kondisi memerlukan suplai darah dari luar, karena sampai saat ini darah belum bisa di sintesa sehingga ketika diperlukan harus diambil seseorang/individu. Syarat untuk donor darah :

  • Umur 17-60 tahun
  • Berat badan minimum 45 kg
  • Temperatur tubuh: 36,6 – 37,5 derajat Celcius
  • Tekanan darah baik yaitu sistole = 110 – 160 mmHg diastole = 70 – 100 mmHg
  • Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50 – 100 kali/ menit
  • Hemoglobin baik pria maupun perempuan minimal 12,5 gram
  • Setahun maksimal 5 x donor dengan jarak penyumbangan 3 bulan.

Info Stok Darah

Untuk mengetahui informasi stok darah PMI Kota Surakarta secara lengkap (WB, PRC, TC, FFP) dan terupdate setiap harinya

Pertanyaan Seputar Donor Darah

Berikut daftar pertanyaan dan jawaban seputar donor darah yang biasa  ditanyakan orang yang akan mendonorkan darah di PMI Kota Surakarta. Semoga pertanyaan-pertanyaan sahabat-sahabat sekalian sudah bisa terjawab.

Apa mendonor darah itu aman ?
Saya pernah ditolak untuk mendonor, bisakah saya coba lagi untuk mendonor?
Jika saya ditolak (lagi) apa yang bisa saya lakukan?
Seberapa sering saya bisa menyumbang?
Apa yang harus saya persiapkan sebelum mendonor?
Apa yang terjadi saat mendonor dan berapa lama yang dibutuhkan untuk mendonor?
Berapa banyak darah yang diambil – apakah ada efeknya untuk saya?
Apa yang terjadi dengan darah saya setelah saya mendonor?

Prosedur Donor Darah

Untuk terciptanya disiplin serta meminimalisasi terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan, maka terdapat juga sistem dan mekanisme dalam pelaksanaan Donor darah.

  1. Donor menyerahkan kartu donornya kepada petugas transfusi bila sudah pernah donor, dan yang baru nantinya setelah menyumbangkan darahnya akan dibuatkan kartu donor
  2. Pendonor ditimbang berat badannya
  3. Pendonor dites golongan darahnya dan kadar haemoglobil (HB)
  4. Setelah memenuhi untuk menjadi donor sesuai persyaratan diatas seperti HB normal, berat badan cukup, maka donor dipersilahkan tidur untuk diperiksa kesehatannya oleh dokter transfusi
  5. Setelah memenuhi syarat (sehat menurut dokter) barulah petugas transfusi darah (AID/PTID) siap untuk menyadap (mengambil) darahnya berdasarkan berat badan (250 cc – 500 cc)
  6. Setelah diambil darahnya donor dipersilahkan untuk menikmati hidangan snack donor
  7. Donor mengambil kartu donornya yang telah diisi tanggal penyumbang dan registrasi oleh petugas
  8. Selesai (pulang), dan bisa kembali menyumbangkan darahnya setelah 75 hari(2,5 bulan)

Persentase Pendonor

Persentase Produksi Darah Pertahun

Perbandingan produksi darah dengan jumlah penduduk Kota Surakarta

76%
persentase pendonor pria.
24%
persentase pendonor wanita.

2010

2011
2012
2013

Peralatan Unit Donor Darah

Unit Donor Darah PMI Kota Surakarta tak berhenti untuk terus melakukan peremajaan peralatan Laborat yang tentunya guna mendukung dalam memberikan pelayan kepada warga Kota Surakarta yang hendak mendonorkan darahnya. Antara lain Penggunaan Plasma Thawing, Mesin Apheresis, Procleix Tigris, Compomat G4, Davinci Quatro , Freezing Plasma, Hematologi Analyzer, Bact Alert juga pemeriksaan IMLTD menggunakan Nucleic Acid Testing (NAT).

Selanjutnya

Testimoni Donor Darah