PPGD Menjadi Mata Kuliah Wajib Mahasiswa HIPERKES UNS

Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat (PPGD) merupakan serangkaian usaha-usaha pertama yang dapat dilakukan pada kondisi gawat darurat dalam rangka menyelamatkan korban dari kematian.

Selasa, (06/11/2018) PMI surakarta kembali memberikan pelatihan kepada Mahasiswa D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, dimana pelatihan ini sudah rutin sebelumnya dilakukan pada setiap angkatan.

Fasilitator pelatihan Barly Shodiq menyampaikan bahwa Pelatihan ini sudah rutin dilaksanakan pada setiap angkatan, kali ini mahasiswa angkatan 2016 dan memang sudah masuk dalam SKS perkuliahan.

“Beberapa mahasiswa dengan semangat mencoba memberikan pertolongan, dan kita juga sudah menyampaikan semua materinya”, katanya.

“Harapan kami setelah pelatihan ini ya sudah tidak ada lagi yang bingung mau ngapain ketika melihat kecelakaan dijalan misalnya, paling tidak bisa mengamankan area, memberikan pertolongan atau tau akan menghubungi siapa, karena kami juga memberikan informasi mengenai ambulans PMI yang siap 24 jam”, pungkasnya.

Peserta pelatihan Rosalia (20) Tadi saya mencoba memberikan nafas buatan, pijat jantung luar dan mencoba memposisikan korban miring stabil.

Sesuai Filosofi PPGD adalah “Time Saving is Life Saving”, dalam arti bahwa seluruh tindakan yang dilakukan pada saat kondisi gawat darurat haruslah benar- benar efektif dan efisien, karena pada kondisi tersebut korban dapat kehilangan nyawa dalam hitungan menit ( henti nafas selama 2-3 menit dapat mengakibatkan kematian)

“Melihat waktu yang sesingkat itu tu gak mudah dalam memberikan pertolongan, harus punya fisik yang kuat dan prima”, tutupnya.

No Comments

Post a Comment